Media Gallery

Tumbuhan
TumbuhanTumbuhan
newsletter
Daftarkan diri Anda ke Newsletter kami dengan memasukkan email Anda di bawah ini:
bottom

Statistics

Content View Hits : 343936

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Who's Online

We have 12 guests online
Banner
Banner
Dunia Islam
Dunia Bereaksi atas Pembajakan Kapal Kemanusiaan oleh Israel Print
Published by Budi   
Monday, 21 June 2010 14:03

Pagi dini hari, Senin (31/5/2010) tepatnya pukul 04.15 (waktu perairan Laut Tengah) tentara Israel, dari pasukan khusus (commandos), menyerang kapal Mavi Marmara “Freedom Flotilla” membawa misi kemanusiaan untuk menyerahkan bantuan obat-obatan dan makanan bagi penduduk Gaza yang sudah lebih dari 3 tahun menderita akibat blokade. Akibat serangan itu, 19 orang syahid, kebanyakan dari Turki dan 50 lainnya luka-luka, termasuk relawan asal Indonesia. Kapal yang berangkat dari Turki, membawa 750 relawan dari 50 negara adalah kapal sipil yang tidak membawa alat-alat senjata, seperti yang dituduhkan oleh pihak Israel.

Kecaman, kutukan bahkan pemutusan hubungan dengan Israel, itulah reaksi dunia atas kebrutalan tentara Zionis Israel. Berikut sejumlah sikap negara-negara dunia tersebut:

Nicaragua Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel

Republik Nicaragua mengumumkan pihaknya sudah memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel sebagai reaksi atas serangan pasukan negara zionis itu terhadap “Armada Kebebasan” misi kemanusiaan menembus Jalur Gaza yang mengakibatkan sejumlah relawan meninggal dan puluhan lainnya luka-luka.

Read more...
 
Aliansi untuk Palestina Terbentuk Print
Published by Budi   
Monday, 21 June 2010 10:22

Bogor. Belasan unsur masyarakat sipil membentuk Aliansi Masyarakat Indonesia untuk Palestina, yang merupakan sinergi kepedulian lembaga kemanusiaan dalam menyuarakan perjuangan bagi rakyat dan bangsa Palestina yang dizalimi Israel.

“Aliansi Masyarakat Indonsia Untuk Palestina terbentuk dalam rapat yang dipusatkan di kantor `Medical Emergency Rescue Committee` (MER-C) Indonesia yang dihadiri belasan organisasi dan elemen sipil,” kata Ketua Presidium MER-C Indonesia dr Sarbini Abdul Murad saat menghubungi ANTARA, Kamis.

Ia menjelaskan, selain MER-C elemen lain yang tergabung dalam aliansi adalah Yayasan Al Fatah, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Voice of Palestine (VoP), Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Dompet Dhuafa, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).


Selain itu, Taruna Muslim, Yayasan Rahmatan Lilalamin, “Spirit of Aqsa”, organisasi Hilal Ahmar, Forum Umat Islam (FUI), Gerakan Reformasi Islam (Garis), Sahabat Al Aqsa, dan KISPA (Komite Indonesia Untuk Solidaritas Palestina).

Read more...
 
16 Orang di Kapal Mavi Marmara Syahid Print
Published by Abu Izzuddin   
Tuesday, 01 June 2010 17:25
kapal maviKorban tewas akibat serangan Israel terhadap kapal kemanusiaan Mavi Marmara terus bertambah. IHH (Insani Yardim Fakvi), lembaga kemanusiaan Turki yang menjadi koordinator kapal bantuan, melaporkan sudah 16 korban yang syahid.

“Menurut IHH, 16 orang dilaporkan telah terbunuh,” demikian kata Direktur Operasional Sahabat Al Aqsha, Amirul Iman, Senin (31/5/2010). Data yang sama juga dipublikasikan Al Jazeera.

Menurut Amirul, sementara jumlah korban luka juga masih menunggu data terbaru. Data terakhir 50 orang luka-luka akibat serbuan Israel terhadap rombongan Armada Kebebasan (Freedom Flotilla).

“Dan sampai sekarang kami masih belum bisa menelepon satu pun dari 12 WNI yang ikut dalam rombongan,” jelasnya.

12 WNI yang berada di kapal Mavi Marmara terdiri dari wakil tiga lembaga swadaya masyarakat KISPA, MER-C (Medical Emergency Rescue Committee), dan Sahabat Al-Aqsa. Dari 12 orang itu, juga ada lima wartawan, yaitu Aljazeera Indonesia, TV One, Hidayatullah.com, Majalah Alia, dan Sahabat Al Aqsha.

Read more...
 
DR. Ahzami: Tiga Hal Mendasar yang Mendorong Kita Harus Selamatkan Al Aqsha Print
Published by Abu Izzuddin   
Tuesday, 23 March 2010 06:28
pks demoOrasi demi orasi disampaikan dari panggung utama aksi solidaritas Selamatkan Al Aqsha yang digelar lintas ormas di Jakarta. Salah satunya, disampaikan oleh DR. Ahzami Samiun Jazuli, tokoh ulama yang tinggal di Bekasi, yang meraih gelar Doktor di salah sebuah universitas di Arab Saudi.

Dalam orasinya, ia menyampaikan ada tiga motifasi dasar yang mendorong para peserta aksi hadir di tempat ini.  Yang pertama dan paling mendasar adalah karena kedudukan Masjid Al Aqsha sama dengan Masjidil haram dan Masjid Nabawi. "Maka, ketika seorang muslim membela mati-matian masjidil haram dan nabawi, sudah seharusnya juga demikian mereka membela dan menyelamatkan Al Aqsha," ujarnya.

Read more...
 
Polisi Israel Ubah Jerusalim Jadi Barak Militer Print
Published by Budi   
Monday, 22 March 2010 10:43

Jerusalem (Al-Quds Terjajah), Polisi Israel pagi ini Jumat (19/3) memperketat tindakan sewenang-wenangnya di kota Jerusalem (Al-Quds terjajah) tepatnya di Kota Lama. Ribuan personel pasukan Israel menyebar di seluruh kota dan gang-gangnya mengubahnya menjadi barak militer. Langkah ini diambil Israel untuk mengantisipasi bentrokan usai shalat jumat di tengah situasi siap siaga Israel sejak selama sepuluh hari lalu.

Sumber Israel menegaskan, pasukan Israel yang didukung oleh polisinya menyebar di sekitar masjid Al-Aqsha dan Kota Lama serta perkampungan Arab di sebelah timur.

Pemerintah penjajah Israel memutuskan untuk melarang warga di bawah usia 50 tahun untuk memasuki masjid Ibrahimi hari ini yakni bagi warga Palestina ’48 pemilik kartu identitas biru saja. Sementara warga Tepi Barat dilarang mutlak untuk memasuki kota Al-Quds. Pembatasan usia itu hanya berlaku bagi warga Tepi Barat dan bukan bagi warga Al-Quds dan warga Palestina ’48 yang tidak memegang kartu tanda indentitas warga biru. (bn-bsyr/ip) oleh Tim dakwatuna.com

 

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 31

Iklan Baris


Untuk memesan iklan silahkan ke cs@generasimuslim.com

Latest Comments

Commercial Adsense

Hati-hati dengan setiap iklan di internet, teliti sebelum mengikuti.
Banner