|
Setelah 16 Bulan Blokade, 80% Penduduk Gaza di Bawah Garis Kemiskinan |
|
|
Published by Abu Izzuddin
|
|
Tuesday, 28 October 2008 18:05 |
Gaza – Infopalestina: Pertengahan Oktober 2008, blokade yang mencekik Jalur Gaza telah genap 16 bulan sejak Israel memberlakukan pada 12 Juni 2007. Blokade ini bersamaan dengan eskalasi agresi permusuhan penjajah Zionis Israel terhadap segala bentuk kehidupan di Jalur Gaza. Sehingga membuat sekitar satu setengah juta manusian Palestina berada dalam derita yang tak tertahankan, bagaikan hidup dalam sebuah penjara besar.
Blokade ini telah mengakibatkan tragedy di berbagai bidang ekonomi dan sosial sehingga menjadikan Jalur Gaza sebagai daerah bencana. Blokade ini masih melumpuhkan gerak langkah orang dan barang dari dan ke Jalur Gaza, melumpuhkan pertukaran perdagangan yang melanggar semua kesepahaman dan perjanjian yang diputuskan penjajah Israel di depan lembaga internasional yang di dalamnya menegaskan kemudahan lalu lintas dan penyeberangan barang dan orang ke dalam dan ke luar wilayah Palestina sesuai dengan 3 kesepakatan, yang terakhir adalah kesepakatan lalu lintas dan penyeberangan pada November 2005. Meskipin pihak Palestina komitmen penuh dengan gencatan senjata. Komitmen ini dibalas pemerintah penjajah Israel dengan terus menutup perlintasan-perlintasan dan mempermainkan jumlah dan jenis bahan dan barang yang masuk ke Jalur Gaza.
Dengan berlanjutnya langkah-langkah tersebut dapak kita katakan bahwa langkah-langkah tersebut telah memupus harapan dalam menyegarkan ekonomi di Jalur Gaza dan memupus semua yang tersisa dari asas-asas ekonomi yang pada dasarnya lemah dari akumulasi pendudukan Zionis.
Sesuai dengan laporan data yang dikeluarkan Komite Rakyat Anti Blokade, Jalur Gaza yang menyandarkan hampir secara penuh kepada impor dari dan melalui (otoritas Zionis Israel), sejak blokade penjajah tidak mengizinkan masuknya apapun bahan metah ke Jalur Gaza dan tidak boleh mengekspor hasil apapun dari Jalur Gaza. Hal ini mengakibatkan meningkatnya jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskiman mencapai 80% menurut sebagian laporan.
Menurut prediksi Bank Dunia, tingkat kemiskinan meningkat dari 35% pada akhir tahun 2006 menjadi lebih 66% pada akhir November 2007, ditambah peningkatan secara tajam pada tingkat pengangguran yang mencapai 65%. Hal ini telah membuat warga Gaza tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok mereka, di samping penurunan secara drastic tingkat penghasilan rata-rata warga hingga di bawah 650 dolar setiap tahunnya atau 2 dolar setiap harinya. (seto)
|
thanks,,,,atas infonya...
luar biasa pak tif.. :...
Allahuakbarrr............
maaf kawan. yg anda ka...
terimahasih ya allah a...