Media Gallery

Tumbuhan
TumbuhanTumbuhan
newsletter
Daftarkan diri Anda ke Newsletter kami dengan memasukkan email Anda di bawah ini:
bottom

Statistics

Content View Hits : 344073

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Who's Online

We have 5 guests online
Banner
Banner
Muslimah Ditikam di Pengadilan Jerman Print
Published by Budi   
Friday, 10 July 2009 14:48
Islamophobia di Dresden, Jerman, yang menewaskan perempuan asal Mesir, menyulut aksi demo di negara asalnya. Kanselir Jerman Angela Markel pun segera bertemu Presiden Mesir Husni Mubarak.

Sepertin dilansir Deutsche Welle, Jumat (10/7/2009) Markel diagendakan bertemu dengan Mubarak di sela-sela pertemuan G8 di L'Aquila, Italia. Pertemuan ini secara khusus akan membicarakan kasus Marwa El Sherbini (32), perempuan muslim yang ditikam di pengadilan  Dresden 1 Juli  2009 silam.

Menyusul berbagai protes dari komunitas muslim Jerman, juru bicara pemerintah Federal Jerman, Thomas Steg, segera memberikan pernyataan publik. Menurut Steg, pemerintah Jerman turut menyesalkan tragedi ini dan tidak berdiam diri.
“Wakil Pemerintah Jerman Maria Boehmer telah bertemu suami Marwa dan menyampaikan belasungkawa dari pemerintah Jerman,“ ujar Steg.

Sementara itu Perdana Menteri negara bagian Sachen, Stanislaw Tillich, dan Dubes Mesir untuk Jerman juga membesuk suami Marwa di rumah sakit.

Marwa adalah seorang apoteker dan suaminya adalah mahasiswa program doktor di Dresden. Pada Agustus 2008 saat sedang bermain dengan putranya di taman bermain, Marwa dimaki-maki oleh Alexander W (28) sebagai pelacur dan teroris.

Tidak terima dihina, Marwa dan suaminya menuntut Alexander di pengadilan. Dalam persidangan 1 Juli 2009, Alexander mendadak kalap dan tiba-tiba mengeluarkan pisau. Marwa ditikam 18 kali, suaminya juga ikut ditikam. Polisi yang datang ke lokasi malah menembak kaki suami Marwa.

Marwa tewas walaupun nyawa suaminya tertolong. Kejadian ini semakin tragis karena Marwa tewas dalam keadaan tengah mengandung 3 bulan. Peristiwa ini menyulut protes dari warga Muslim Jerman dan di Mesir, terkait lambatnya reaksi pemerintah dan media atas tragedi ini.

Comments
Add New
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Job:
 
:D:):(:0:shock::confused:8):lol::x:P:oops::cry:
:evil::twisted::roll::wink::!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
HESTI APRIYANI  - guru   |27-07-2009
Masya ALLAh.....
Tragis bngt muslim d negara Jerman....
Ya
ALLAH... Berilah tempat yang mulia d akhirat bagi muslimah Marwa....
Smg tdk ada
Marwa2 berikutnya...
U/ mereka yg menzholimi muslim d dunia langsung mendapatkan
balasan langsung baik d dunia maupun d akhirat...
Powered by !JoomlaComment

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Iklan Baris


Untuk memesan iklan silahkan ke cs@generasimuslim.com

Latest Comments

Commercial Adsense

Hati-hati dengan setiap iklan di internet, teliti sebelum mengikuti.
Banner