Media Gallery

Daun
DaunDaun
newsletter
Daftarkan diri Anda ke Newsletter kami dengan memasukkan email Anda di bawah ini:
bottom

Statistics

Content View Hits : 345331

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Who's Online

We have 10 guests online
Banner
Banner
Ulama Damaskus: Tak Satupun Dalil Bolehkan Tembok Baja Print
Published by Budi   
Wednesday, 06 January 2010 11:11

Damascus, Seorang ulama Damaskus (Suriah) dan pakar bidang i’jaz ilmi (mukjizat ilmiah) di dalam Al-Qur’an dan Sunnah, Prof. Muhamamd Ratib Nabulsi mengecam sikap diam jutaan kaum muslimin yang lebih antusias menonton sepak bola dari pada mengecam pembangunan tembok baja yang sedang dibangun Mesir di perbatasan Rafah. Ia mempertanyakan, apakah logis pembangunan tembok tersebut di tengah penderitaan rakyat Gaza? Apakah itu demi mengamankan Israel atau untuk mencegah masuknya susu dan makanan bayi serta obat-obatan pagi pasien di Gaza?

Dalam pernyataan khususnya kepada infopalestina, Senin (4/1) ulama Damaskus ini mengatakan, kami mengharapkan para ulama di Al-Azhar dan juga anggota lembaga kajian islam di universitas tersebut memberikan fatwa haramnya blokade dan yahudisasi. Disamping itu juga mengecam siapa pun yang berhubungan dengan tentara Zionis saat agresinya di Gaza.

Nabulsi menambahkan, “Saya berpendapat tidak ada satupun dalil syar’i yang dijadikan sandaran oleh lembaga kajian Islam Al-Azhar yang mengeluarkan fatwa bolehnya pembangunan tembok baja Gaza-Mesir. Siapa diantara kita yang tidak mengharaman tembok ini, siapa yang menghalalkan kaum muslimin terbunuh, siapa diantara kita yang membolehkan membunuh anak-anak bayi yang sedang menyusu?. Fatwa tersebut telah melampaui logika politik maupun keagamaan sekalipun.”

Ia mengingatkan, fatwa akan bisa membuat orang terangkat ke surga i’liyyin (tertinggi) tetapi juga akan menjatuhkan orang tersebut ke neraka safilin (neraka paling bawah). Jika fatwa tersebut dalam rangka mengharapkan ridha Allah, maka ia akan terangkat ke surga i’liyin. Tetapi sebaliknya jika fatwa tersebut dalam rangka mengharapkan keridhoan para penguasa, maka ia akan dilemparkan ke neraka paling bawah. Seseorang akan bisa masuk ke neraka jahanam, hanya karena mengucapkan suatu kata, misalnya mengatakan “halal pembangunan tembok baja”. (asy/ip) oleh Tim dakwatuna.com .

 

Comments
Add New
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Job:
 
:D:):(:0:shock::confused:8):lol::x:P:oops::cry:
:evil::twisted::roll::wink::!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
Powered by !JoomlaComment

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Iklan Baris


Untuk memesan iklan silahkan ke cs@generasimuslim.com

Latest Comments

Commercial Adsense

Hati-hati dengan setiap iklan di internet, teliti sebelum mengikuti.
Banner