Media Gallery

Siang Malam
Siang MalamSiang Malam
newsletter
Daftarkan diri Anda ke Newsletter kami dengan memasukkan email Anda di bawah ini:
bottom

Statistics

Content View Hits : 343945

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Who's Online

We have 4 guests online
Banner
Banner
Kami Akan Sakiti Israel di Palestina Print
Published by Budi   
Monday, 01 February 2010 11:42

Gaza, Mahmud Zehar, elit gerakan Hamas  menegaskan, Israel ingin mengubah aturan main dengan cara membunuh elit militer Batalion Al-Qassam, Mahmud al-Mabhuh. Namun Hamas memiliki hak untuk membela dirinya dan bangsa Palestina.

Dalam statemennya kepada TV Aljazeera kemarin Jumat (29/1) Zehar menegaskan, “Kami mampu menyakiti penjajah Israel di dalam perbatasan Palestina yang masih dijajah atau di luarnya. Masalah ini ada di tangan kita. Kami akan memilih yang terbaik bagi kami, bangsa kami, dan hubungan kami dengan negara-negara Arab dan negara Islam. Hamas akan mempelajari positif dan negatif dalam membalas kejahatan Israel”.

Ia mengisyaratkan bahwa Hamas sejak awal menjaga Palestina tetap dalam pertarungan dan Israel lah yang selama ini mengancam keamanan nasional Arab dengan cara-cara pembantaian tokoh-tokoh. Israel ingin mengulang pengalaman mereka dengan PLO. Zehar menegaskan, Israel ingin mengubah aturan ‘permainan’ menjadi lebih luas dan lebih berbahaya. Ia menambahkan, sudah pasti ada koordinasi antara Hamas dan keamanan di Uni Emirat untuk  mengetahui kondisi yang menyebabkan pembantaian al-Mabhuh. “Kami ingin mengetahui apakah ada pihak di dalam hotel tempat pembunuhan al-Mabhuh ada yang terlibat, alat yang digunakan, dari negara mana pelakunya, dengan visa mana masuk UEA.” Tegas Zehar.

Menjawab faktor Israel tidak mengumumkan bertanggungjawab atas pembunuhan al-Mabhuh, Zehar menegaskan, Israel biasa tidak  pengumumkan kejahatan yang dilakukannya. Karena ia tidak ingin konsekwensi diplomasi, politik, atau HAM dunia.

Zehar menegaskan, al-Mabhuh adalah generasi pertama yang merintis batalion Izzuddin Al-Qassam. Ia memiliki peran penting dalam menyandera pasukan Israel untuk ditukarkan dengan tahanan Palestina. Dari luar, al-Mabhuh mendukung perlawanan Palestina dengan segala sarana dan jalan.

“Al-Mabuhu bekerja dengan diam-diam dan ikhlas. Ia layak mendapatkan gelar syahid dan memiliki berbagai pekerjaan yang patut diapresiasi. Saya sendiri tidak tahu kenapa ia ke Dubai.”

Zehar meminta kepada negara-negara Arab, terutama yang memiliki hubungan dengan Israel untuk bersikap tegas terhadap pembantaian ini. Sebab mereka tidak rela wilayah mereka menjadi wilayah pembunuhan atau pembalasan. (bn-bsyr/ip) oleh Tim dakwatuna.com

 

Comments
Add New
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Job:
 
:D:):(:0:shock::confused:8):lol::x:P:oops::cry:
:evil::twisted::roll::wink::!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
Powered by !JoomlaComment

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Iklan Baris


Untuk memesan iklan silahkan ke cs@generasimuslim.com

Latest Comments

Commercial Adsense

Hati-hati dengan setiap iklan di internet, teliti sebelum mengikuti.
Banner