|
Statistics
Content View Hits : 134619
Who's Online
We have 4 guests online
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Wednesday, 28 January 2009 09:33 |
Kebrutalan pasukan Zionis Israel dalam agresinya selama 22 hari di Jalur Gaza tidak lepas dari pengaruh pimpinan bimbingan rohani di kemiliteran Israel, Rabbi Avichai Rontzki yang memiliki pangkat kemiliteran brigadir jenderal.
Sebelum menggelar perang ke Jalur Gaza, Rabbi Rontzki membagikan sebuah booklet yang ditulis oleh Rabbi Shlomo Aviner ke seluruh tentara Israel yang isinya menyerukan agar tentara Israel tidak memberikan belas kasihan pada warga Gaza yang dianggap sebagai musuh Israel.
Organisasi hak asasi manusia Yesh Din berhasil mengungkap keberadaan booklet tersebut di kalangan tentara Israel pada Senin (26/1). Dalam booklet itu, dicantumkan pernyataan Rabbi Aviner, seorang Yahudi ultra nasionalis yang mengetuai Ateret Cohanim Yeshiva di Al-Quds (Yerusalem Timur) dan menolak kompromi dengan rakyat Palestina.
|
|
Read more...
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Saturday, 24 January 2009 13:48 |
Talmud merupakan kitab suci kelompok Zionis-Yahudi di seluruh dunia. Seluruh tindak-tanduk Zionis-Israel mengacu pada ayat-ayat Talmudisme. Bahkan Texe Marrs, investigator independen Amerika yang telah menelusuri garis darah Dinasti Bush selama enam tahun, menemukan bukti bahwa keluarga besar Bush, termasuk Presiden AS George Walker Bush, merupakan sebuah keluarga yang sangat rajin mendaras dan mempelajari Talmud.
“Dinasti Bush adalah dinasti Yahudi dan mereka menjadikan Talmud sebagai kitab sucinya. Adalah salah besar menyangka mereka sebagai keluarga Kristiani. Mereka menunggangi kekristenan untuk menipu warga Kristen dunia. Padahal, mereka merupakan keluarga Talmudis yang taat, ” demikian Texe Marrs.
|
|
Read more...
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Saturday, 24 January 2009 08:22 |
Pelapor khusus PBB Richard Falk mengatakan, bukti bahwa Israel melakukan kejahatan perang dalam agresi brutalnya ke Jalur Gaza, sudah lebih dari cukup. Untuk itu ia menyerukan pembentukan tim independen untuk menyelidiki pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap hukum kemanusiaan internasional.
Falk mengungkapkan, tindakan biadab Israel terhadap warga Gaza mengingatkannya pada kenangan di kamp Warsawa pada Perang Dunia II, yang menjadi catatan terburuk kejahatan perang yang pernah terjadi di dunia. Di kamp tersebut, pasukan Jerman sengaja mengisolasi kaum Yahudi Polandia, membuat mereka kelaparan kemudian dibunuh.
|
|
Read more...
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Thursday, 22 January 2009 21:37 |
Tim dokter dari Yordania yang kembali dari Jalur Gaza, melakukan konferensi pers, dan menjelaskan, bahwa 90% korban yang luka dan meninggal akibat bom phosphor putih yang digunakan oleh tentara Israel dalam perang yang lalu. Anggota tim dokter Yordania, lebih lanjut menegaskan, padahal menurut konvensi Jenewa bom phosphor putih, termasuk jenis senjata yang dilarang untuk digunakan dalam perang. Maka, Zionis-Israel sudah melanggar arbitrasi internasional, dan melakukan kejahatan perang.
Pernyataan tim dokter Yordania yang menegaskan penggunaan senjata phosphor putih yang dilarang oleh konvensi Jenewa itu, dibenarkan oleh ahli kesehatan dari Norwegia, yang sudah bertugas di Afghanistan, Lebanon, dan terakhir di Gaza. Dari penelitian yang dilakukan oleh para ahli kesehatan dari Norwegia itu, menunjukkan Israel, menggunakan jenis senjata yang bukan konvensional, dan senjata yang dilarang oleh konvensi internasional. Dokter dari Yordania itu, juga menyebutkan bahwa ahli kesehatan dari Norwegia itu telah mengambil contoh dari korban yang berada di rumah-rumah sakit, yang akan menjadi dokumen, serta bukti-bukti akan adanya pelanggaran dan kejahatan perang yang dilakukan Israel di Gaza.
|
|
Read more...
|
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Thursday, 22 January 2009 21:53 |
Meski menyatakan gencatan senjata dan mundur dari Jalur Gaza, Israel masih melakukan serangan terhadap warga sipil Gaza. Hari ini, sebuah kapal motor Israel di lepas pantai Gaza melepastkan tembakan terhadap warga sipil Palestina. Akibat tembakan itu, seorang lelaki dan remaja perempuan di Gaza mengalami luka-luka.
Dr. Moaiya Hassanain, seorang dokter di Gaza mengunkapkan, sebuah kapal motor Israel yang berada di lepas pantai Gaza menembakkan sebuah mortir ke sebuah rumah di kamp pengungsian yang berada di pesisir pantai. dan korban adalah pejalan kaki yang terkena ledakan mortir tersebut.
|
|
Read more...
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Wednesday, 21 January 2009 21:42 |
Dari kiri, Raja Abdullah (Saudi), Menlu Arab Saudi, Saud Al-faisal, Raja Abdullah (Jordan), George Bush
Belum lepas dari ingatan kita, bagaimana keras kepala dan keras hatinya para pemimpin Arab melihat tragedi di Gaza Palestina. Mesir yang paling dekat dengan perbatasan Gaza sampai detik ini pun belum dan tidak mau membuka perbatasannya di Raffah. Begitu juga dengan Jordan, mereka secara geografis termasuk yang dekat dengan Gaza, hanya karena terikat perjanjian dengan Israel – mereka tega membiarkan saudara-saudara muslimnya di Gaza terbantai oleh Zionis Israel. Setali tiga uang dengan Arab Saudi, ali-alih menunjukkan sikap yang tegas terhadap aksi holocaust Israel di Gaza, untuk menghadiri KTT di Doha pun mereka enggan.
Mungkin gambar-gambar dibawah ini bisa memberikan penjelasan atas sikap kepala batu nya para pemimpin Arab melihat tragedi di Gaza.
|
|
Read more...
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Thursday, 22 January 2009 21:47 |
Forum Umat Islam (FUI) mengajak dan menyeru umat Islam diseluruh Indonesia, khususnya di Jakarta untuk turun ke jalan dalam 'Hari Kemarahan Umat Sedunia' pada Jum'at (23/1) ba'da sholat Jum'at melakukan long march dari Bunderan Hotel Indonesia menuju Istana Negara untuk menyampaikan protes terhadap Israel.
"Gencatan senjata sepihak yang diumumkan oleh zionis Israel menjelang pelantikan Obama sebagai Presiden AS mengalihkan perhatian publik terhadap masalah di Gaza, padahal darah dan luka-luka yang diderita umat Islam belum kering," kata Sekjen FUI M. Al-Khaththath dalam konferensi pers, di Masjid Al Barkah, Jakarta, Kamis.
|
|
Read more...
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Wednesday, 21 January 2009 10:07 |
Hari Selasa (20/01), ribuan orang Palestina berkumpul dan melakukan long march di kota Gaza, merayakan kemenangan rakyat Palestina atas agresi Israel, yang berlangsung tiga pekan, dan telah menghancurkan bangunan, dan mengakibatkan syahidnya hampir 1500 muslim Gaza, dan ribuan lainnya luka-luka.
Hamas menyerukan kepada seluruh penduduk di kota Gaza menggelar aksi usai selepas shalat zhuhur. Aksi itu sebagai bentuk dukungan para pejuang Palestina yang dengan berani menghadapi agressor Zionis-Israel.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 6 of 16 |
|
Arbi'a, 29 Ramadhan 1431 Rabu, 08 09 2010
|