|
Statistics
Content View Hits : 134620
Who's Online
We have 3 guests online
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Wednesday, 21 January 2009 09:13 |
Wina, Sahabat untuk Kemanusiaan Internasional atau Friends of Humanity International (HumanRights Organization) yang berkantor di Wina Austria, Selasa (20/01), mengeluarkan laporan tentang aksi-aksi pasukan Zionis Israel yang menghancurkan rumah-rumah ibadah selama agresi yang dilancarkan ke Jalur Gaza.
Organisasi HAM dunia ini dalam laporannya, sebagaimana diterima koresponen Infopalestina salinannya, mengatakan bahwa “selama serangan Israel yang mengenai banyak warga sipil Palestina dan lokasi-lokasi sipil Palestina lainnya, pasukan penjajah Israel secara sengaja, sebagaimana diakui para pejabat Israel, telah menggempur rumah-rumah ibadah di Jalur Gaza dengan rudal dan senjara beratnya, bersama orang-orang yang sedang beribadah di dalamnya di sebagian kejadian. Hal ini dilakukan Israel dalam perang menyeluruh terhadap Jalur Gaza.”
|
|
Read more...
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Monday, 19 January 2009 11:04 |
Gaza, Ismael Haniyah, PM Palestina mendeklarasikan kemenangan rakyat Palestina dalam perang melawan Israel di Jalur Gaza yang berlangsung selama 22 hari. Ia menyebut ini pertolongan Allah.
Dalam pidatonya di TV kemarin sore Ahad (18/1) ia menegaskan pasukan Israel harus meninggalkan Jalur Gaza secara penuh tanpa syarat apapun, membuka perlintasan, membebaskan Jalur Gaza dari blokade, tidak boleh ada lagi blokade setelah darah warga Jalur Gaza tumpah oleh kejahatan Israel. Ia menegaskan bahwa Palestina harus bekerja kembali menyempurnakan langkah-langkah yang sudah dimulai. Ia mengisyaratkan bahwa gencatan yang diumumkan oleh Palestina juga sebagai upaya memulai penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza, pembebasan blokade dan pembukaan perlintasan.
|
|
Read more...
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Monday, 19 January 2009 10:54 |
London, Harian The Observer dengan tiras terbesar di Inggris menurunkan hasil investigasinya di Jalur Gaza bahwa agresi Israel di Jalur Gaza yang brutal yang bertujuan memberikan pelajaran kepada gerakan perlawanan Islam Hamas tidak membuahkan hasil. Israel tidak berhasil menekuk lutut Hamas bahkan popularitas gerakan masih kuat di Jalur Gaza dan Tepi Barat.
Harian ini mengisyaratkan bahwa upaya menggembosi Hamas dari otoritas Palestina pimpinan Mahmod Abbas yang sudah berakhir masa jabatannya justru membuahkan popularitas gerakan itu makin naik di Jalur Gaza atau Tepi Barat. Apalagi setelah Abbas mendukung agresi Israel di Jalur Gaza.
|
|
Read more...
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Saturday, 17 January 2009 20:44 |
Gaza, Direktur Layanan Ambulan dan Emergency Departemen Kesehatan Palestina, Dr. Muawiyah Hasanain mengungkap militer Israel menggunakan senjata pemusnah untuk pertama kalinya dalam agresi di Jalur Gaza. Dia mengatakan, “Saya belum pernah menyaksikan seperti ini sebelumnya. Bom ini membuat tubuh manusia meleleh dan hanya tinggal kerangka tulang.”
Kepada Infopalestina, Dr. Muawiyah mengatakan, “Ini yang kami ungkap ketika kami bertolak ke menara al Karamah. Kami keluarkan dari sebuah gang 3 korban syahid yang dagingnya melebur, tidak tersisa pada tubuhnya kecuali tulang belulang. Ini menegaskan bahwa bom yang digunakan Israel ini sangat-sangat membunuh yang membuat tubuh korban meleleh. Apa yang saya saksikan tidak tergambarkan dan tidak mungkin diperlihatkan.”
|
|
Read more...
|
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Saturday, 17 January 2009 20:39 |
Gaza, Memasuki hari ke-22 agresi militer zionis Israel ke Jalur Gaza, korban terus berjatuhan. Sampai saat ini sudah lebih dari 1200 Palestina gugur syahid, lebih dari separohnya dari kalangan anak-anak, wanita dan orang lanjut usia. Sementara jumlah korban yang terluka mencapai lebih dari 5300 jiwa.
Direktur Pelayanan Ambulan dan Emergency Departemen Kesehatan Palestina, Dr. Muawiyah Hasanain, dalam pernyataan yang disampaikan kepada koresponden infopalestina, Sabtu (16/01) pagi, mengatakan jumlah korban yang gugur syahid meningkat mencapai lebih 1200 syuhada, 410 di antaranya anak-anak, 108 kaum wanita dan 118 orang tua. Itu artinya 55% korban yang meninggal adalah anak-anak, wanita dan orang tua.
Dr. Muawiyah menambahkan, jumlah korban yang terluka akibat agresi zionis Israel ke Jalur Gaza mencapai lebih 5300 orang, lebih dari 400 lainnya dalam kondisi sangat parah. Dia menyatakan, ada sejumlah korban luka yang meninggal akibat luka bakar sangat parah karena terkena senjata pemusnah yang dilarang dunia internasional yang digunakan pasukan penjajah Israel.
|
|
Read more...
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Saturday, 17 January 2009 05:18 |
Gaza, Pasukan militer Zionis Israel, Jum’at (16/01), terpukul mundur dari kampung Tel Islam di Gaza setelah perlawanan Palestina yang dipimpin Brigade al Qassam melancarkan serangan sengit dan berhasil menghancurkan sejumlah kendaraan militer Israel yang digunakan untuk mengancurkan bangunan-bangunan penduduk di daerah tersebut, kantor Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina UNRWA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East) dan rumah sakit al Quds.
Sumber-sumber lokal kepada koresponden Infopalestina mengatakan, pasukan penjajah Zionis Israel dan tank-tank yang merangsek masuk di Tel Islam, Kamis (15/01) pagi, kemarin, sudah mundur dari daerah tersebut sejak Jum’at pagi setelah terjadi perlawanan sengit terus-menerus dari para pejuang perlawanan Palestina yang dipimpin Brigade al Qassam dan dibalas pasukan militer Israel dengan menggempur daerah tersebut dari udara, luat dan darat ke rumah-rumah penduduk, kantor UNRWA, dan rumah sakit al Quds. Hal ini menambah angkat korban meninggal dari terluka.
|
|
Read more...
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Saturday, 17 January 2009 05:11 |
Gaza, Memasuki hari ke-21 genosida di Jalur Gaza, jumlah korban meninggal meningkat menjadi 1133 syuhada, 368 di antaraya adalah anak-anak 105 wanita, 100 orang lanjut usia, 15 anggota tim medis, 4 wartawan, 3 aktivis asing. Sementara itu jumlah korban luka mencapai lebih 5130 separohnya adalah anak-anak kaum wanita.
Pasukan penjajah Zionis Israel melanjutkan agresinya di seluruh wilayah Jalur Gaza, Jum’at (16/01). Apa yang dilakukan Israel adalah aksi-aksi pembersihan etnis dengan mefokuskan serangan kepada warga sipil dan fasilitas-fasilitas kesehatan.
Sumber-sumber medis Palestina menegaskan seorang bocah Palestina Isa Ermilat (14) gugur dan 6 bocah lainnya terluka akibat serangan udara Zionis Israel yang menghantam dekat pasar al najmah di kamp pengungsi Shabura di kota Rafah, wilayah selatan Jalur Gaza. Sementara itu 8 orang lainnya terluka dalam aksi militer di daerah Shufa.
|
|
Read more...
|
|
Published by Dedi Sukmadi
|
|
Friday, 16 January 2009 09:39 |
Kekejian yang dilakukan tentara-tentara Zionis Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza sudah di luar batas perikemanusiaan. Tentara-tentara Zionis itu bukan hanya membantai warga Gaza dengan bom-bom dan tank-tanknya, tapi juga menggunakan anjing-anjing buas untuk meneror warga Gaza.
Kayed Abu Aukal, seorang dokter emergency di Gaza tidak tahu lagi kata-kata apalagi yang bisa digunakan untuk menggambarkan kekejian tentara-tentara Zionis itu. "Oh, Tuhan! Saya tidak pernah melihat pemandangan yang mengerikan seperti ini," cuma itu kata-kata yang terlontar dari mulut Dokter Aukal melihat kondisi jenazah Shahd, seorang balita Palestina yang berusia 4 tahun.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 7 of 16 |
|
Arbi'a, 29 Ramadhan 1431 Rabu, 08 09 2010
|