Media Gallery

Mars Kepand...
Mars KepanduanMars Kepanduan
newsletter
Daftarkan diri Anda ke Newsletter kami dengan memasukkan email Anda di bawah ini:
bottom

Statistics

Content View Hits : 343936

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Who's Online

We have 11 guests online
Banner
Banner
News
PKS Kecam Pencabutan Sembilan Perda Miras Print
Published by Abu Izzuddin   
Wednesday, 11 January 2012 09:33
Tolak Miras
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR-RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Indra, mengecam keras pencabutan sembilan peraturan daerah (Perda) minuman keras (miras) yang dilakukan Menteri Dalam Negeri.

Ia menilai, Perda miras telah membawa banyak dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Terbukti mampu mengurangi peredaran miras yang brdampak pada penurunan angka kriminalitas dan kerawanan sosial lainnya secara signifikan.

Menurut Indra, Perda itu lahir atas aspirasi masyarakat yang tidak ingin miras djual secara bebas. Proses pembentukannya telah menempuh proses panjang dengan melibatkan banyak pihak.

Ia juga menilai langkah Mendagri yang mencabut Perda miras itu ironi dan aneh. "Tiba-tiba dengan dasar dan alasan yang sangat lemah Mendagri mencabut Perda-Perda tersebut," katanya, Selasa (10/1).

Menurutnya, hal ini janggal karena melihat Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 dan  Undang-Undang Nomor 28 tahun 2009, tidak ada landasan hukum apa pun bagi Mendagri untuk mencabut Perda tersebut. Mengingat Perda tersebut sebelumnya sudah dikaji dan disetujui oleh Kemendagri sendiri. Serta sudah lebih dari 60 hari.

Indra menilai alasan Perda miras bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 tahun 2007 dan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3 tahun 1997 sebagai alasan mengada-ada.

Pasalnya, apabila dilihat secara seksama, Perda miras tidak sama sekali bertentangan dengan peraturan-peraturan tersebut. "Perda miras di Indramayu sudah pernah digugat ke MA oleh pengusaha miras, namun gugatan tersebut dtolak oleh MA," kata dia.

Dengan pertimbangan itu, lanjut Indra, patut diduga kalau Mendagri telah menyalahgunakan kewenangannya. Selain itu, juga ada indikasi Mendagri membawa kepentingan pengusaha miras.
 
Rapor Merah Kinerja Menkominfo Tifatul Sembiring Print
Published by Abu Izzuddin   
Saturday, 23 April 2011 21:59
Tifatul SembiringRasanya sudah tidak asing kita dengar, bila ditanya: siapakah menteri berkinerja paling buruk periode saat ini yang memiliki ranking pertama untuk diganti..? Kita dengar dan baca dimana-mana tentu jawabannya TIFATUL SEMBIRING dari PKS. Rasanya kita pun membenarkan informasi ini. Bila ditanya : adakah daftar data prestasi buruk Tifatul Sembiring ; seolah cukup dengan ucapan  : “waaah informasi itu ada dimana-mana”.. seolah ucapan ini sudah cukup sebagai bukti!. Karena yang berbicara seperti itu ada dimana-mana, bahkan yang terakhir PROFESOR Jipta Lesmana di televisi TVOne.

Tapi bila Anda yang ditanya, apakah Anda memiliki daftar prestasi buruk Tifatul Sembiring dengan Parameter yang jelas?.. Sungguh Saya mengharapkan bantuan Anda untuk menunjukkan fakta & data itu dengan Parameter yang jelas.
Read more...
 
Gema Syahadat Para Mualaf di Masjid Sunda Kelapa Print
Published by Abu Izzuddin   
Saturday, 25 December 2010 14:08
masjid sunda kelapa
Hujan lebat mengguyur kawasan Jakarta, khususnya Menteng, Jumat (12/11) siang. Hujan yang turun saat shalat Jumat baru saja usai ditunaikan itu membuat ribuan jamaah Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, lebih memilih untuk bertahan sembari menunggu hujan reda.

Apalagi pada saat bersamaan, di masjid tersebut ada prosesi pengislaman tiga mualaf. Mereka adalah Juan Alvarez Vita ( Duta Besar Peru untuk Indonesia), Julien Meltzer (seorang musisi asal Prancis), dan Peter John Cass (seorang pensiunan asal Kanada). Upacara pengucapan syahadat tersebut dipimpin Ustaz Dr H Abdurrahim Yapono MA dan disiarkan langsung melalui CCTV sehingga bisa disaksikan dengan jelas oleh para jamaah, baik yang berada di lantai satu maupun lantai dasar.

Setiap kali salah seorang dari mereka mengucapkan syahadat, jamaah berseru, “Allahu Akbar”. Setelah itu, Ustaz Abdurrahim bertanya dalam bahasa Inggris, “Sekarang, apa agama Anda?” Mereka menjawab, “Islam.” Abdurrahim lalu memberikan wejangan singkat mengenai tugas dan tanggung jawab menjadi seorang Muslim.
 
Read more...
 
Pengamatan Hilal 1431 H Secara Teknis Dikoordinasi oleh Kemenkominfo Print
Published by Abu Izzuddin   
Tuesday, 10 August 2010 19:03
hilalYogyakarta. Hilal merupakan awal masuknya bulan baru pada kalender qomariyah (bulan), termasuk kalender Hijriah. Banyak kegiatan penting ke-Islam-an mengambil dasar posisi Bulan di langit, seperti Tahun Baru Hijriah, awal shaum Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Dengan demikian dipandang penting untuk menyebarluaskan informasi awal bulan baru yang ditandai oleh tampakan hilal.

Untuk memberikan informasi hilal astronomi secara lebih luas dan terbuka kepada masyarakat, Kementerian Kominfo bekejasama dengan PT Telkom dan Observatorium Bosscha – FMIPA, ITB menyediakan layanan tayangan langsung pengamatan hilal astronomi melalui halaman web ini. Pelaksanaan pengamatan hilal tahun ini didukung juga oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) , Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Karim, Rukyatul Hilal Indonesia , Planetarium Jagad Raya Tenggarong –Kalimantan Timur, Universitas Pendidikan Indonesia dan LAPAN . Melalui tayangan langsung ini diharapkan agar masyarakat luas berkesempatan untuk dapat ikut menyaksikan hilal dan memahami fenomena alam yang terkait.

Tahun ini pengamatan hilal dilakukan di 12 titik pengamatan yang akan ditayangkan langsung melalui situs web   http://hilal.depkominfo.go.id dan situs web http://bosscha.itb.ac.id/hilal , berupa Video Streaming Hilal Ramadhan. Adapun titik titik pengamatan dilakukan adalah:

   1. Biak Papua.
   2. Pantai Barat Kupang, Nusa Tenggara Timur.
   3. Mataram Nusa Tenggara Barat.
   4. Condrodipo Gresik, Jawa Timur.
   5. Lantai atas MTB Makasar.
   6. Tenggarong Kalimantn Timur.
   7. Bukit Belabelu Yogyakarta.
   8. Bosscha Bandung.
   9. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
  10. Anyer, Banten.
  11. Pekanbaru, Riau
  12. Lok Ngah, Aceh—————

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo (Gatot S. Dewa Broto; HP: 0811898504; Email: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it ; Tel/Fax: 021.3504024).
 
Dunia Bereaksi atas Pembajakan Kapal Kemanusiaan oleh Israel Print
Published by Budi   
Monday, 21 June 2010 14:03

Pagi dini hari, Senin (31/5/2010) tepatnya pukul 04.15 (waktu perairan Laut Tengah) tentara Israel, dari pasukan khusus (commandos), menyerang kapal Mavi Marmara “Freedom Flotilla” membawa misi kemanusiaan untuk menyerahkan bantuan obat-obatan dan makanan bagi penduduk Gaza yang sudah lebih dari 3 tahun menderita akibat blokade. Akibat serangan itu, 19 orang syahid, kebanyakan dari Turki dan 50 lainnya luka-luka, termasuk relawan asal Indonesia. Kapal yang berangkat dari Turki, membawa 750 relawan dari 50 negara adalah kapal sipil yang tidak membawa alat-alat senjata, seperti yang dituduhkan oleh pihak Israel.

Kecaman, kutukan bahkan pemutusan hubungan dengan Israel, itulah reaksi dunia atas kebrutalan tentara Zionis Israel. Berikut sejumlah sikap negara-negara dunia tersebut:

Nicaragua Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel

Republik Nicaragua mengumumkan pihaknya sudah memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel sebagai reaksi atas serangan pasukan negara zionis itu terhadap “Armada Kebebasan” misi kemanusiaan menembus Jalur Gaza yang mengakibatkan sejumlah relawan meninggal dan puluhan lainnya luka-luka.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 39

Iklan Baris


Untuk memesan iklan silahkan ke cs@generasimuslim.com

Latest Comments

Commercial Adsense

Hati-hati dengan setiap iklan di internet, teliti sebelum mengikuti.
Banner