Media Gallery

Bangkitlah ...
Bangkitlah NegrikuBangkitlah Negriku
newsletter
Daftarkan diri Anda ke Newsletter kami dengan memasukkan email Anda di bawah ini:
bottom

Statistics

Content View Hits : 134868

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Who's Online

We have 2 guests online
Banner
Banner
News
Intifadhah Jalan Kemenangan Print
Published by Budi   
Thursday, 10 December 2009 09:02

Gaza, Jubir Hamas, Abdullah Lathif Qanu’ menegaskan, Intifadhah rakyat Palestina I dan II telah membuktikan bahwa pilihan jihad, perlawanan, pengorbanan dan ketegaran mempertahankan hak adalah pilihan rakyat yang strategis. Gerakan Hamas menilai bahwa Intifadhah tahun 1987 mampu menjatuhkan politik “mematahkan tulang” yang ditempuh oleh Rabbin dan Shamir.

Dalam salinan pernyataan persnya yang diterima oleh Infopalestina Selasa (9/12) Qanu’ menegaskan, Intifadhah rakyat Palestina I dan II telah membuktikan bahwa pilihan jihad, perlawanan, pengorbanan dan ketegaran mempertahankan hak adalah pilihan rakyat yang strategis yang mampu mengembalikan hak-hak rakyat Palestina dan membuktikan kegagalan jalan perundingan dengan Israel.

Intifadhah telah membuktikan kegagalan politik Israel yang terwujud dalam membunuh, mengusir, memblokade dan mengusir rakyat Palestina.

“Rakyat Palestina hari ini memperingati Intifadhah dan akan memperingati kelahiran Hamas beberapa hari lagi sebagai penegasan bahwa Hamas dilahirkan untuk memimpin Intifadhah dan menjaga pilihan jihad dan perlawanan demi menjaga prinsip dan hak-hak dasar Palestina demi membebaskan semua tanah Palestina dari laut hingga sungai.” Tegasnya.

Jubir Hamas ini memberikan apresiasi kepada ketegaran rakyat Palestina dan jihad mereka serta perlawanannya terhadap Israel. juga terhadap kesabaran mereka dalam menghadapi politik dzalim Israel berupa blokade dan kejahatan lainnya terutama sejak dua dekade terakhir. Hamas tetap akan menempuh jihad dan perlawanan sehingga tetap akan menjadi duri di dalam tenggorokan penjajah Israel dan para konspirator untuk menghapus Palestina dan hak-haknya yang legal, pungkas Qanu’. (bn-bsyr/ip) oleh Tim dakwatuna.com

 

 
Uni Eropa Akui Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina Print
Published by Budi   
Wednesday, 02 December 2009 13:53

Uni Eropa mengakui Yerusalem Timur sebagai ibukota negara Palestina. Hal itu, disampaikan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa. Menurut seorang pejabat kepala  kebijakan luar negeri Uni Eropa, menginginkan Yerusalem di pisah, menjadi Yerusalem Timur sebagai ibukota negara Palestina, sedangkan Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel.

Draft dokumen yang dikeluarkan oleh Presiden Uni Eropa itu, yang akan segera diserahkan kepada pejabat yang baru, secara ekplisit Uni Eropa akan mengakui secara unilateral negara Palestina, ungkap harian Israel Haaretz.

Dijadwalkan 7 Desember nanti, berlangsung pertemuan di Brussel, yang akan membahas proses perdamaian. Dokumen ‘Swedia’ yang menjadi draft yang sifatnya final bagi solusi terhadap perdamaian, dan menjadi inti masalah adalah status akhir antara Israel dan Palestina.

Dokumen itu menunjukkan keinginan Uni Eropa yang ingin mengakhiri kebuntuan perundingan antara Israel dan Otoritas Palestina. Tujuan dari draft itu tak lain, sebuah negara, yang ‘merdeka, demokratis, berdaulat yang bernama Palestina, yang meliputi Tepi Barat dan Gaza dengan ibukota Yerusalem Timur”.

Read more...
 
Cadangan Obat di Gaza Hampir Nol Print
Published by Budi   
Monday, 30 November 2009 12:54

Gaza. Biro umum bagian obat-obatan di departemen kesehatan Gaza mengkhawatirkan habisnya persediaan obat di gudang departemen kesehatan. Saat ini cadanganya mendekati nol ditengah blockade dan penutupan semua perlintasan. Ia menegaskan, ada sekitar 141 jenis obat-obatan yang sudah habis. Selain sejumlah obat yang paling dibutuhkan.

Direktur apoteker di departemen kesehatan, Munir Al-Bresy dalam pernyataan persnya Ahad (29/11) menyebutkan, obat yang sudah benar-benar habis adalah, jenis obat untuk cuci darah, obat ginjal dan beberapa jenis obat untuk melakukan operasi besar dan obat khusus untuk melakukan operasi tulang serta yang lainya.

Memang masih ada sejumlah obat untuk menutupi kebutuhan mendesak di departemen, namun jumlahnya hanya cukup untuk tiga bulan saja. Itupun jumlahnya hanya sepuluh jenis saja. juga ada cadangan obat yang hanya cukup untuk dua bulan saja, sebanyak 26 jenis serta 29 jenis obat yang hanya cukup untuk satu bulan saja.

Read more...
 
Kekerasan Israel Terhadap Perempuan Gaza Print
Published by Budi   
Thursday, 26 November 2009 08:34

Gaza. Pusat Informasi dan Media Perempuan Palestina di Jalur Gaza menegaskan, perempuan Palestina mengalami kejahatan sangat brutal oleh Israel dalam agresi terakhir di Jalur Gaza yang menelan korban 1500 korban syahid, kebanyakan adalah perempuan dan anak-anak dan menghancurkan 22 rumah dan 95 ribu warga terlunta-lunta, kebanyakan perempuan dan anak-anak.

Pusat Studi menambahkan, dalam penyataan pers yang disampaikan kepada Infopalestina kemarin Selasa (24/11), blockade Israel terhadap Jalur Gaza sejak 24 bulan lalu semakin menambah kondisi buruk perempuan Palestina. “Terputusnya aliran listrik, kekurangan bahan bakar telah menyebabkan kehidupan perempuan kepada kehidupan masa lampau dalam menunaikan pekerjaan rumah tangga. Sehingga hal itu menyebabkan kebanyakan mereka mengalami penderitaan kesehatan,” tegas studi perempuan.

Pusat Studi menegaskan, Israel telah menjadikan warga Gaza secara umum dan perempuan secara khusus – sebagaimana laporan resmi internasional – sebagai manusia paling miskin di dunia karena mereka dilarang bepergian keluar dari Jalur Gaza, menutup perlintasan serta pengurangan bahan-bahan pokok, sehingga kondisi ekonomi di Jalur Gaza hancur.

Read more...
 
Bolduser Israel Hancurkan Bangunan di Isawiyah Print
Published by Budi   
Friday, 20 November 2009 16:15

Al-Quds, Kendaraan-kendaraan militer Israel kemarin Rabu (18/11) menghancurkan sebuah bangunan di kampung Aqabah di wilayah baldah Isawiyah timur laut kota Al-Quds.

Sejumlah sumber local menegaskan, bangunan yang dihancurkan Israel itu terdiri dari dua lantai milik warga Abdul Halim Dari dan Ibrahim Mahmod Dari seluas 240 m2 yang dihuni oleh 14 orang.

Dalam aksi ini, tim pasukan Israel menghadapi lemparan batu dari warga Palestina saat mereka pergi dari TKP. Polisi Israel juga masih mengepung wilayah itu dan melarang warga berkeliaran.

Pemerintah daerah Israel sendiri belakangan ini menyerahkah surat penggusuran kepada dua warga Palestina sehingga total rumah yang disita dan digusur Israel adalah 70 rumah di Isawiyah.

Isawiyah adalah daerah terletak di timur laut kota Al-Quds di mana warganya mengalami berbagai tekanan. Selain itu, Israel juga menyita sebagian besar lahanya seluas 12 ribu hektar. Sementara yang tersisa bagi warga Palestina pemilik aslinya hanya 2000 hektar yang dihuni oleh 15 ribu penduduk.

Di sisi lain, pasukan gabungan Israel yang terdiri dari polisi dan tim pemerintah daerah Israel menyerang gerbang utama kamp pengungsi Sa’vit dan menyita sebagian besar dagangan sayur mayur yang dijual oleh pedagang keliling. Israel menghancurkan lapak-lapak yang digunakan berdagang serta memukuli sebagain warga Palestina di sana. (bn-bsyr/ip) oleh Tim dakwatuna.com

 

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 8 of 39

Iklan Baris


Untuk memesan iklan silahkan ke cs@generasimuslim.com

Latest Comments

Commercial Adsense

Hati-hati dengan setiap iklan di internet, teliti sebelum mengikuti.
Banner