Media Gallery

Boycott Isr...
Boycott IsraelBoycott Israel
newsletter
Daftarkan diri Anda ke Newsletter kami dengan memasukkan email Anda di bawah ini:
bottom

Statistics

Content View Hits : 134860

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Who's Online

We have 3 guests online
Banner
Banner
Dunia Islam
Ulama Damaskus: Tak Satupun Dalil Bolehkan Tembok Baja Print
Published by Budi   
Wednesday, 06 January 2010 11:11

Damascus, Seorang ulama Damaskus (Suriah) dan pakar bidang i’jaz ilmi (mukjizat ilmiah) di dalam Al-Qur’an dan Sunnah, Prof. Muhamamd Ratib Nabulsi mengecam sikap diam jutaan kaum muslimin yang lebih antusias menonton sepak bola dari pada mengecam pembangunan tembok baja yang sedang dibangun Mesir di perbatasan Rafah. Ia mempertanyakan, apakah logis pembangunan tembok tersebut di tengah penderitaan rakyat Gaza? Apakah itu demi mengamankan Israel atau untuk mencegah masuknya susu dan makanan bayi serta obat-obatan pagi pasien di Gaza?

Dalam pernyataan khususnya kepada infopalestina, Senin (4/1) ulama Damaskus ini mengatakan, kami mengharapkan para ulama di Al-Azhar dan juga anggota lembaga kajian islam di universitas tersebut memberikan fatwa haramnya blokade dan yahudisasi. Disamping itu juga mengecam siapa pun yang berhubungan dengan tentara Zionis saat agresinya di Gaza.

Read more...
 
Gaza Menang Karena Perlawanan Legendaris Print
Published by Budi   
Wednesday, 30 December 2009 10:16

Perdana menteri Palestina Ismael Haneya menegaskan, kemenangan suci yang diperolah rakyat Palestina pada perang Al-Furqan merupakan awal dari kemenangan besar mereka.

Rakyat Palestina mengalami kebiadaban dan kejahatan tiada tara dari sisi kemanusiaan dan social, akan tetapi mereka tetap berjuang dan mampu menggerakan dunia internasional agar mengecam kejahatan Entitas Zionis tersebut serta menuntut pembukaan perlintasan. Haneya mengingatkan Zionis apapun yang akan dilancarkan mereka merupakan tindakan bodoh. Gaza akan menjadi kuburan bagi mereka, jika niat tersebut jadi dilaksanakan.

Dalam pidatonya di depan rakyat Palestina, Ahad (27/12) terkait peringatan satu tahun serangan Zionis ke Gaza, Haneya menjelaskan, rakyat Palestina telah mendapatkan kemenangan gilang gemilang dalam perjuangan legendaries mereka, berkat keimanan dan keterpaduan mereka dengan pemerintah Palestina dan faksi perlawanannya . Terutama Brigade Al-Qossam yang telah mampu menghadapi musuh Zionis dan melakukan perlawanan dengan gagah berani. Al-Qossam telah membuat semua setratagi Zionis berantakan. Akhirnya mereka kabur tunggang langgang tanpa syarat dan tanpa satupun target yang tercapai.

Ia menambahkan, Gaza telah menang dan telah membebaskan jutaan bangsa Arab dan kaum muslimin dari penjajahan Zionis. Gaza tidak pernah tunduk ataupun luluh, tetap tegar dalam memegang hak perlawanan serta perlindungan terhadap rakyatnya. Rakyat Palestina kini sedang menuju pada kemenangan besar untuk membebaskan Al-Aqsha dan seluruh tanah Palestina, disamping mempertahankan hak kembali. Rakyat Palestina tidak akan menerima dan tidak akan berleha-leha hingga mereka dapat membebaskan Al-Aqsha serta seluruh pahlawanya dari penjara Israel.

Read more...
 
Analis Zionis: Hamas Sulit Bibasmi Print
Published by Budi   
Monday, 21 December 2009 14:10

Yerusalem, Saluran 10 televisi Israel dalam laporannya menyorot perayaan yang digelas Gerakan Perlawanan Islam Hamas, dalam rangka peringatan 22 tahun berdirinya gerakan, Senin (14/12), yang diselenggarakan di alun-alun kota Gaza, dihadiri oleh ratusan ribu rakyat Palestina.

Di salah satu programnya yang memiliki jangkauan dan pemirsa yang luas di kalangan Israel, stasiun televisi ini memaparkan laporan yang menyorot suasana perayaan; yang menunjukkan besarnya gelombang kerumunan rakyat yang hadir, dan menyoroti pernyataan penting dari Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyah.

Para analis mendiskusikan pernyataan Haniyah yang menegaskan bahwa “gerakan” Hamas “tidak hanya akan membebaskan Jalur Gaza, tetapi akan bekerja untuk membebaskan Palestina, seluruh Palestina.”

Para analis berbeda pendapat dalam mengomentari pernyataan Haniyah. Sebagian mereka mengatakan bahwa pernyataan Haniyah tersebut hanyalah pesan yang kuat kepada Otoritas Palestina yang dipimpin oleh Mahmud Abbas dan gerakan Fatah, yang intinya bahwa Tepi Barat akan menyusul Jalur Gaza menuju pembebasan.

Read more...
 
Tanty Dipecat Gara-Gara Berjilbab Print
Published by Budi   
Thursday, 10 December 2009 10:37

berjilbab dipecatSurabaya, Berjilbab adalah harga mati bagi Tanty karyawan BPR Bank Angga Kota Probolinggo Jatim yang dipaksa mengundurkan diri oleh direktur utama bank tersebut. Tidak bekerja lagi di bank bukan sebuah kerugian besar bagi dirinya dan keluarganya daripada harus melepas jilbab yang diakuinya telah memberikan ketenangan dalam berumah tangga.

”Saya akan pilih melepas pekerjaan daripada harus dipaksa melepas jilbab saya. Karena jilbab bagi saya adalah bagian dari pada ibadah kaum perempuan muslimah, apalagi dipaksa karena tampat kerja saya yang punya duit non muslim. Suami meminta mundur dari pada jilbab terlepas,” cetus Tanty Wijiastuti (36 tahun) Selasa (8/12)

Diakuinya, tekanan dan teror agar karyawan tidak berjilbab dengan alasan pemegang saham 90 persen non muslim itu sudah lama dilakukan oleh menajemen. Tetapi dirinya mengaku heran mengapa bank semacam ini bisa berdiri di Kota Probolinggo yang sebagain besar masyarakatnya muslim.

”Dibayar berapapun kalau kami disuruh melepas jilbab akan kami tolak. Karena saat ini kami sedang akan dimediasai oleh Bank Indonesia di Malang untuk mendudukkan maslah yang saat ini sedang terjadi dan diketahui banyak orang muslim di Indonesia,” katanya.

Read more...
 
Intifadhah Jalan Kemenangan Print
Published by Budi   
Thursday, 10 December 2009 09:02

Gaza, Jubir Hamas, Abdullah Lathif Qanu’ menegaskan, Intifadhah rakyat Palestina I dan II telah membuktikan bahwa pilihan jihad, perlawanan, pengorbanan dan ketegaran mempertahankan hak adalah pilihan rakyat yang strategis. Gerakan Hamas menilai bahwa Intifadhah tahun 1987 mampu menjatuhkan politik “mematahkan tulang” yang ditempuh oleh Rabbin dan Shamir.

Dalam salinan pernyataan persnya yang diterima oleh Infopalestina Selasa (9/12) Qanu’ menegaskan, Intifadhah rakyat Palestina I dan II telah membuktikan bahwa pilihan jihad, perlawanan, pengorbanan dan ketegaran mempertahankan hak adalah pilihan rakyat yang strategis yang mampu mengembalikan hak-hak rakyat Palestina dan membuktikan kegagalan jalan perundingan dengan Israel.

Intifadhah telah membuktikan kegagalan politik Israel yang terwujud dalam membunuh, mengusir, memblokade dan mengusir rakyat Palestina.

“Rakyat Palestina hari ini memperingati Intifadhah dan akan memperingati kelahiran Hamas beberapa hari lagi sebagai penegasan bahwa Hamas dilahirkan untuk memimpin Intifadhah dan menjaga pilihan jihad dan perlawanan demi menjaga prinsip dan hak-hak dasar Palestina demi membebaskan semua tanah Palestina dari laut hingga sungai.” Tegasnya.

Jubir Hamas ini memberikan apresiasi kepada ketegaran rakyat Palestina dan jihad mereka serta perlawanannya terhadap Israel. juga terhadap kesabaran mereka dalam menghadapi politik dzalim Israel berupa blokade dan kejahatan lainnya terutama sejak dua dekade terakhir. Hamas tetap akan menempuh jihad dan perlawanan sehingga tetap akan menjadi duri di dalam tenggorokan penjajah Israel dan para konspirator untuk menghapus Palestina dan hak-haknya yang legal, pungkas Qanu’. (bn-bsyr/ip) oleh Tim dakwatuna.com

 

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 5 of 31

Iklan Baris


Untuk memesan iklan silahkan ke cs@generasimuslim.com

Latest Comments

Commercial Adsense

Hati-hati dengan setiap iklan di internet, teliti sebelum mengikuti.
Banner